By: Nandang Burhanudin
Teringat paparan wawancara seorang Profesor Tjipta Lesmana di TV ONE, singkatnya PKS akan terjun bebas di 2014. Jelas tak mengada-ada. Fakta LHI ditelanjangi secara terbuka. Semua riuh gembira. PKS kempes. Tapi apa yang terjadi? M. Anis Matta tampil dengan semangat menggelora, menghentakkan kaki untuk NAIK...NAIK. PKS makin solid.
Tak dipungkiri sosok M. Anis adalah tipe pembelajar cepat, smart, dan cermat. Mampu membaca kata di balik kata. Melihat wacana di balik permainan logika. Anis Matta nampaknya kental dengan tulisan-tulisan Afgani, Rashid Ridha, AlBanna, Sayyid Qutb, AlQaradhawi, Ghannouchi, dll. Namun Anis Matta memiliki keunggulan berupa saldo kosakata cinta.
Lain halnya dengan Fakhri Hamzah. Jika bicara jauh dari pesona kata. Tapi jiwa normal mampu menangkap ada pesona sendiri di balik tagar dan diksi yang terlontar. AM dan FH sama-sama orang Timur. FH digodok di dunia gerakan kemahasiswaan. Sedang AM dicelup dunia pemikiran. Dua magnet yang cukup mengaduk-aduk emosi jiwa. AM Cetar...gelegar... Sedang FH sangar tanpa kelakar.
Tak dipungkiri, FH dan AM adalah tokoh berpengaruh dengan kontribusi maksimal. Tak sedikit yang
Rabu, 27 April 2016
Orang-orang Hebat di PKS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar